Inilahcontoh puisi tentang kucing dan ulasan lain mengenai hal-hal yang masih ada kaitannya dengan contoh puisi tentang kucing yang Anda cari. Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang contoh puisi tentang kucing. Klik pada judul artikel untuk memulai membaca. Semoga bermanfaat. Lhakalau orang yang meninggal begitu dikuburkan terus sudah, tidak perlu diziarahi, tidak perlu diperingati kematiannya dan sebagainya, ya sama saja dengan kucing yang penulis kuburkan tadi. Berkali-kali penulis renungkan tentang hal ini, bahwa ziarah kubur, mendoakan orang mati, memperingati hari kematian dan sebagainya dikatakan sebagai bid Meskisudah kusemprot dengan cairan obat scabies, dan kuberi berbagai macam vitamin kucing, Patris tak terselamatkan. Saat ketiga kucing saya mati, saya tak terburu-buru menguburkan mereka. Pedro misalnya, dia mati pagi hari dan baru saya kubur sore harinya. Sementara Patris yang mati selepas Maghrib, baru saya kubur esok paginya. Seorang wanita ada yang masuk neraka lantaran mengurung seekor kucing dan mengikatnya sehingga kucing tersebut mati. Ia tidak memberinya makan, tidak juga melepaskannya untuk mencari makanan." (Shahih Bukhari, 3071). Rasulullah SAW juga pernah bersabda: Salahsatu yang paling menyenangkan ialah kucing. Nah, berikut Puisi Tentang Kucing Peliharaan : Aku Dan Kucing Kupunya seekor kucing lucu, Tingkahnya selalu membuat rindu, Bila pergi timbulkan haru, Takut dia hilang dariku. Ketika kucingku kembali ke rumah, Hati senang hilang gelisah, Ku elus bulunya ia pun pasrah, Engkau peliharaan pelebur lelah. Kalaurindu dengan orang yang sudah meninggal dengerin lagu ini aja ya. Tak terbendung lagi kerinduanku pada senyummu · kakek sungguh aku merindukanmu · sembilan . Itulah yang admin bisa dapat mengenai puisi untuk kakek yang telah tiada. Kerinduan terhadap orang yang sudah meninggal membuat beberapa artis berkarya lewat lagu. . Berikut kami sudah merangkum beberapa Contoh Puisi tentang Kucing untuk anda baca. Semoga bisa menjadi inspirasi dan bahan bacaan yang menyenangkan untuk melampiaskan rasa. Kumpulan Puisi tentang Kucing karya Penyair Terkenal Jawaban Kucingku by Ahmad Amirul MKucingku...Putih bersih bulumuLucu unik tingkahmuSelalu menghiburkuMenghadapi hari harikuNamun waktu telah berlaluHari hariku, tak seindah duluSemenjak aku kehilanganmuHidupku terasa semu Oh, penyemangatkuDimanakah keberadaanmuDisini aku merindukanmuRindu melihat tingkah lucumuSemoga kelak kita dapat bertemuBermain main lagi seperti duluDalam nuansa penuh seruTanpa diganggu oleh waktu°°°Sekian semoga membantu...^_^°°°Maaf kalau jelek sama sama ^_^ maaf ya tadi ngebug, tulisannya jadi banyak karena saya kasih emoji makasih jawabnya sangat bermanfaat Pertanyaan baru di B. Indonesia Median dari data 4,3,5,6,7,5,8,7,7,2 adalah... Perbaikilah kalimat tersebut menggunakan kosakata baku!*tema siapa penemu golongan darah manusia* Bagaimana cara agar tidak nt?​ tolong buatkan pidato dong, yang bertemaperan pelajar dalam pembangunan manusia indonesia seutuh nyapliss​ Manusia merupakan makhluk lemah dan penuh keterbatasan. Tak mungkin ia dapat menyelesaikan semua masalah tanpa bantuan pihak lain. Posisinya sebagai m … akhluk yang lemah mengharuskannya berdoa memohon pertolongan dari allah, termasuk mohon kekuatan agar terhindar dari sifat riya’ dan sum’ah. Berdasarkan narasi tersebut, hikmah yang dapat diambil adalah ….. Siapa yang suka kucing? salah satu hewan peliharaan favorit paling banyak yang dimiliki manusia ini memang memiliki jenis yang bermacam-macam, mulai dari kucing kampung hingga kucing ras yang harganya bisa selangit. Pada kesempatan kali ini, kosngosan akan membahas kematian kucing. Apa saja ciri-ciri kucing sebelum meninggal? Lalu adakah doa khusus dalam islam untuk kucing yang mati dan ketika dikubur? seperti pada saat mendoakan kucing yang mati, atau bagaimana hukum menangisi kucing yang sudah mati? simak pembahasannya dibawah ini. Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang sangat menggemaskan. Buat teman-teman pasti senang dengan kucing dan bahkan telah menganggap kucing peliharaan sebagai teman bahkan keluarga. Dalam sejarah kehidupan nabi Muhammad pun, beliau memiliki kucing yang bernama muezza, dan selalu menggendongnya dan meletakkannya dipaha beliau. Muezza suka mengeong ketika mendengar adzan seolah seperti mengikuti lantunan suaranya. Hal ini lah yang disukai oleh para sahabat sekalipun. Bahkan salah satu perawi Hadist sahih, sahabat nabi bernama Abdurrahman yang dijuluki Abu Hurairah yang artinya bapak para kucing jantan. Beliu memelihara banyak kucing jantan di rumahnya dan menyayangi serta merawat semua kucing itu seperti menyayangi keluarganya sendiri Baca juga Kemana Kucing Saat Mati dan Banjir, Ini FaktanyaAdakah doa khusus untuk kucing mati, dalam Islam? Kucing yang mati memang membuat pemilik-nya sedih. Hal ini sangat bisa dipahami, karena pada fitrahnya manusia akan sedih apabila kehilangan mahluk yang dia sayangi. Dalam islam, sangat diajarkan untuk menyayangi setiap mahluk hidup yang diciptakan di Bumi, seperti tercantum dalam Al-qur'an dan Hadist dibawah ini "Dan sesungguhnya pada hewan hewan ternak benar benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya dan juga hewan hewan itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu" QS Al Mu’minun 21 "Sayangilah penduduk bumi, niscaya penduduk langit akan menyayangimu" HR Bukhari "Kucing itu tidak najis, ia binatang yang suka berkeliling di rumah binatang rumahan" HR Tirmidzi "Ketika Nabi Muhammad akan berwudhu dihampiri oleh seekor kucing dan kucing tersebut minum di bejana tempat beliau wudhu. Nabi berhenti hingga kucing tersebut selesai minum lalu berwudhu" HR Muslim "Kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu" HR Muslim "Kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas sisa makanan, serta air lirnya adalah suci. Air lirnya bahkan bersifat membersihkan. Hidupnya lebih bersih dari manusia" HR Malik Dari ibnu Umar RA Nabi Muhammad SAW bersabda "Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang binatang kecil yang ada di lantai" HR Bukhari. Dalil diatas menyatakan bahwa dalam Islam sekali pun, muslim diwajibkan untuk menyayangi binatang, baik binatang ternak maupun binatang peliharaan. Dan kucing, memang memiliki keistimewaan dalam islam. Hukum mendoakan kucing diperbolehkan apalagi jika kucing tersebut dalam kondisi sakit. Karena doa merupakan salah satu wujud dari kasih sayang. Persoalannya bagaimana jika kucing tersebut mati, apakah kita boleh mendoakannya?Dalam konteks ini karena keterbatasan pengetahuan, mimin juga belum menemukan penjelasan yang memadai. Hanya saja, tidak ada doa khusus dalam islam yang diajarkan oleh nabi ketika mendapati kucing kita mati, atau doa khusus untuk kucing yang sudah mati. Selain itu banyak juga yang mencari doa mengubur kucing mati dalam islam, perlu diketahui juga bahwa dalam islam tidak ada doa khusus yang mengajarkan hal tersebut. Kita cukup menguburkan bangkai kucing setelah mati, karena memang hal ini diajarkan dalam Islam. Begitu juga dengan hukum menangisi kucing mati dalam islam, tidak ada penjelasan hukum syar'i yang jelas mengenai hal tersebut. Namun secara manusiawi, menangisi sesuatu yang disayangi karena kepergiannya hukumnya adalah mubah diperbolehkan asalkan tidak berlebihan dan sampai membuat stress. Salah satu anggapan yang salah dari pemilik kucing yaitu menganggap arwah atau roh kucing peliharaan setelah mati, atau ditinggal mati selalu bergentayangan. Hal ini sepenuhnya keliru, karena dalam islam, tidak ada roh gentayangan, apalagi untuk kucing yang akan menghadapi kematian Akan tetapi, setiap yang bernyawa pasti akan mati, kucing bisa mati sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Di sini mimin akan share tanda-tanda yang terjadi pada kucing menjelang kematiannya berdasarkan menyendiri Kucing akan lebih sering menyendiri di tempat yang gelap dan tidak ada gangguan. Karena memang ini sudah menjadi fitrahnya si empus, ketika merasa hidupnya sudah tidak lama lagi, dia akan cenderung menjauh dan semakin pasif Menjelang kematiannya, kucing peliharaan mu akan menjadi lebih pasif dari biasanya. Seperti keseharian normalnya yang masih senang bermain sama kamu, akan tetapi tiba-tiba dia berubah, bermain sudah tidak mau lagi dan lebih memilih untuk tidur dan menyendiri makan menurun Nafsu makan kucing akan menurun sebelum kematiannya. Walaupun kamu memberikan makanan favoritnya seperti biasanya, dia akan makan sedikit sekali, atau bahkan tidak makan sama sekali, karena sudah kehilangan nafsu menjadi dingin Tubuh kucing biasanya hangat, karena kucing adalah salah satu hewan yang berdarah panas. Akan tetapi menjelang kematiannya, suhu tubuh kucing bakal menurun drastis. Hal ini dikarena kan metabolisme tubuhnya sudah bernafas dan bergerak, serta matanya jarang berkedip Kucing peliharaanmu akan sering mengalami sesak nafas dan bahkan tidak bergerak sama sekali. Matanya juga jarang sekali untuk berkedip walaupun kamu mengelus-elusnya. Mimin sangat sedih saat kucing mimin mengalami hal-hal tersebut. Dia lebih milih untuk menyendiri di kolong kost-an sambil menatap kosong ke arah pepohonan di persimpangan jalan. Tatapan kosong dan matanya berair membuat ane bersedih, kucing mimin keliatan menangis. Mimin sudah kasih air, kuning telur, kelapa segala obat sudah dicoba tetap tidak berhasil menyembuhkan dia dari kesakitannya. Keesokan paginya mimin sendiri yang menguburnya di halaman rumah. Baca juga Ini yang harus dilakukan bila depresi dan stress menyerangKata Penutup Kucing merupakan hewan kesayangan rasulullah, jadi kita juga harus menyayangi nya. Jangan sampai kita bertindak dzalim kepada kucing liar bahkan sampai membunuh mereka. Buat cat lovers juga harus lebih giat lagi dalam mengkampanyekan memberi makan kucing liar, supaya mereka lebih sehat lagi hidupnya. Bagaimana, semoga kalian yang cat lovers bisa menerima kepergian empus kesayangan tersebut. Bila kamu merasa artikel kosngosan kali ini bermanfaat, silahkan share tulisan ini di media sosial milik kalian ya. Jangan lupa berikan juga komentar kalian disini. Terimakasih sudah berkunjung. Unduh PDF Unduh PDF Terkadang sulit untuk membedakan kucing yang sedang tertidur atau yang sudah mati. Alih-alih terlihat seperti sedang tidur meringkuk atau berbaring, kucing mungkin baru saja mati tanpa sepengetahuan pemiliknya. Bagaimana cara mengidentifikasinya? Ada berbagai pertanda yang bisa membantu Anda dalam memastikan kondisi kucing seperti memeriksa nafas, denyut nadi, dan matanya. Meskipun sulit, memeriksa keadaan kucing dapat membantu Anda untuk memastikan apakah kucing sudah mati, dan untuk mulai menyiapkan proses pemakaman atau kremasi kucing. 1 Panggil kucing. Ucapkan nama kucing seperti saat memanggilnya untuk makan. Kucing yang tertidur biasanya akan terbangun saat mendengar panggilan Anda. Lagi pula, kucing macam apa yang mau melewatkan waktu makannya? Jika kucing sudah mati atau sedang sakit, ia mungkin tidak akan merespons. Metode ini tidak cocok untuk kucing tuli atau tuna rungu. Sebaiknya, dekatkan makanan ke hidungnya agar tercium. Anda juga bisa menggunakan metode yang biasa dilakukan untuk mengajak kucing makan. 2Periksa napas kucing. Apakah dada kucing naik turun? Apakah perutnya bergerak? Dekatkan cermin ke hidung kucing. Jika cermin menjadi berembun, kucing masih bernapas. Jika tidak ada embun di cermin tersebut, kucing mungkin sudah tidak bernapas. 3 Periksa mata kucing. Mata kucing akan terbuka saat kucing sudah mati. Untuk menutup, mata kucing membutuhkan kerja dari otot kelopaknya.[1] Pupil kucing juga akan terlihat lebih lebar saat sudah mati. Sentuh bola mata kucing dengan lembut. Sebelum melakukan tes ini, jangan lupa untuk mengenakan sarung tangan sekali pakai. Jika masih hidup, kucing akan mengedipkan matanya. Namun, jika sudah mati, mata kucing akan terasa lembut dan tidak keras. Periksa apakah pupil kucing melebar dan tidak bergerak. Jika sudah mati, pupil kucing akan melebar dan tidak merespons cahaya. Salah satu cara untuk mengetes reaksi otak kucing adalah dengan menyorotkan lampu senter ke mata kucing secara singkat. Jika pupilnya bereaksi maka kucing sedang tidak sadarkan diri dan tidak mati. 4 Periksa arteri femoralis kucing. Anda dapat memeriksa denyut nadi kucing dengan menempatkan kedua jari di atas arteri femoralisnya. Arteri femoralis terletak di bagian dalam paha dan dekat dengan selangkangan kucing. Tekan bagian tersebut dengan lembut selama 15 detik. Jika kucing masih hidup, denyut nadinya akan terasa..[2] Anda dapat menghitung denyut nadi kucing per menit BPM dengan menggunakan jam tangan. Hitung jumlah denyut yang Anda rasakan selama 15 detik lalu kalikan 4. Hasil yang didapat adalah jumlah denyut per menit BPM. Denyut jantung kucing yang sehat dan normal adalah 140-200 denyut per menit. Periksa denyut nadi kucing berkali-kali sembari memindahkan kedua jari Anda ke area-area yang berbeda di sekitar paha bagian dalam kucing. Terkadang butuh beberapa percobaan untuk menemukan dan merasakan denyut kucing. 5Rasakan kaku mayat pada kucing. Kaku mayat, atau kekakuan tubuh setelah kematian, akan terjadi 3 jam pascakematian. Dengan mengenakan sarung tangan, angkat kucing lalu rasakan tubuhnya. Jika tubuhnya terasa sangat kaku, besar kemungkinannya kucing sudah mati. 6Periksa mulut kucing. Saat jantung kucing sudah tidak berdetak lagi, lidah dan gusi kucing akan terlihat pucat dan tidak lagi berwarna merah muda. Saat gusi kucing ditekan dengan perlahan, pengisian kapiler tidak akan terjadi. Ini biasanya menandakan bahwa kucing sudah mati atau sedang sekarat. Iklan 1Telepon dokter hewan. Bawa kucing ke dokter hewan setelah Anda memastikan bahwa ia sudah mati. Dokter hewan dapat sedikit menenangkan Anda dengan mengonfirmasi kematian kucing. Dokter hewan juga bisa memberi tahu penyebab kematian kucing. Jika Anda memelihara lebih dari satu kucing, mengetahui penyebab kematian kucing dapat membantu mencegah kucing Anda yang lain terjangkit penyakit yang sama. 2 Kubur kucing. Setelah yakin kucing sudah mati, Anda dapat menguburnya. Pikirkan lokasi yang cocok untuk mengubur kucing Anda. Apakah Anda ingin menguburnya di pekarangan rumah? Atau di tempat indah yang Anda sukai? Setelah menentukan lokasi yang cocok, bawa sarung tangan, sekop, dan kotak untuk kucing Anda. Hormati kucing kesayangan Anda dengan menggelar upacara pemakaman yang sederhana. Bawa beberapa batu atau sebuah batu nisan untuk menandai makam kucing Anda. 3Kremasi kucing Anda. Mengubur kucing mungkin bukan metode yang praktis untuk semua orang. Maka, Anda bisa meminta dokter hewan untuk mengkremasi kucing. Anda bisa menyimpan abu kucing tersebut di dalam pasu, atau menebarkannya di sekitar pekarangan rumah. 4Biarkan diri Anda berduka. Menghadapi kematian kucing peliharaan bisa sangat menyakitkan. Ingat bahwa berduka adalah hal yang normal dan sehat, dan setiap orang mempunyai cara berdukanya masing-masing. Saat sedang berduka, jangan menyalahkan diri sendiri atas kematian kucing Anda. Selalu ingatkan diri sendiri bahwa kucing Anda merasa disayangi dan hidupnya bahagia. Bila perlu, minta bantuan teman dekat atau kerabat untuk menyemangati Anda. Jangan lupa untuk mewaspadai adanya tanda-tanda depresi. Iklan 1 Lakukan resusitasi jantung paru RJP pada kucing. Jika kucing berhenti bernapas dan/atau jantungnya berhenti berdetak, lakukan RJP pada kucing Anda. RJP dilakukan dengan memberi bantuan napas, menekan dada, dan membuka jalur pernapasan. Setelah RJP berhasil dilakukan dan kucing bernapas lagi, Anda tetap harus membawanya ke dokter hewan secepatnya. Jika tidak, napas kucing mungkin akan berhenti lagi. Selain itu, RJP juga bisa menyebabkan cedera. Saat sedang melakukan RJP, sebaiknya ada orang lain yang menelepon dokter hewan untuk dimintai saran atau untuk mengabarkan bahwa Anda sedang dalam perjalanan. Jangan menekan dada kucing apabila denyut nadinya masih terasa. 2Bawa kucing yang sakit ke dokter hewan. Bila memungkinkan, secepatnya bawa kucing yang sakit atau sekarat ke dokter hewan. Ini agar Anda tidak harus melakukan RJP kepada kucing, dan untuk memastikan bahwa kucing mendapatkan pertolongan yang terbaik. 3 Pastikan kucing tetap hangat. Hangatkan kucing atau anak kucing Anda yang sakit dengan selimut, kaus oblong, atau handuk. Akan lebih baik lagi apabila benda-benda hangat ini ditaruh di dalam kotak atau wadah tempat kucing tersebut tidur. Ini akan membuat kucing merasa hangat. Untuk anak kucing, sangat penting untuk mengatur suhu tubuhnya agar tetap hidup. Saat sedang menyelimuti kucing dengan selimut atau handuk, pastikan untuk tidak menutupi kepalanya atau menyelimuti tubuhnya terlalu erat. Iklan Jika Anda tidak kuat untuk memeriksa keadaan kucing, minta seseorang untuk membantu Anda. Memeriksa keadaan kucing adalah hal yang sulit, terutama jika Anda sangat menyayangi kucing tersebut. Iklan Peringatan Selalu cuci tangan setelah menyentuh kucing yang masih hidup atau yang sudah mati. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Bulan ini sungguh berat. Aku kehilangan 4 kucing dalam 2 minggu. Mereka mati setelah terkena wabah virus. Diawali oleh perkataan tukang bakso langganan beberapa minggu yang lalu. Katanya, setiap hari ia menemukan kucing mati di sekitar perumahan tempatku tinggal. Terkadang hingga 5 ekor sehari. Awalnya kami curiga ada yang tega meracuni mereka. Tampaknya aku salah. Beberapa minggu setelah percakapan itu, Bujel mulai menampakkan tanda-tanda tak sehat. Ia sama sekali tidak mau makan. Mulutnya terus-menerus keluar lendir dan ia senantiasa mengerang kesakitan. Sebelum dokter hewan sempat dipanggil, ia menghilang. Dua hari kemudian, giliran Mimi yang menunjukkan gejala yang sama. Tak mau kecolongan, ibuku segera memanggil veterinarian. Ia datang dan memberi suntikan antibiotik karena tubuh Mimi demam. Pesannya, tolong selama 2 hari ini dipantau kemudian ia minta untuk di-sms tentang perkembangannya. Mimi tak juga membaik. Ia terus-menerus mengerang, tak mau makan, dan lendir terus keluar dari mulutnya. Veterinarian itu datang lagi, memberi suntikan, dan keluarlah diagnosis itu. Virus adalah penyebabnya, dan itu sulit untuk diobati. Kesembuhan sangat tergantung dari stamina si kucing sendiri. Hari berikutnya, Mimi hilang. Kami memang tak pernah mengandangkan mereka. Kucing-kucing itu sebenarnya bukan kucing rumahan dan tak pernah sengaja kami biarkan menjadi kucing rumah agar tak hilang insting hewannya. Kami hanya memberi makan di jam-jam tertentu, dua kali sehari. Selebihnya, mereka bebas pergi kemana pun mereka mau. Sehari setelah Mimi hilang, Putih terkena juga. Ia yang paling parah, namun bertahan paling lama. Seminggu hidup tanpa asupan makanan sama sekali, disuntik hingga 3 kali antibiotik dan nutrisi, dehidrasi berlebihan, namun tak juga menyerah. Ia menghembuskan nafas terakhir kemarin, bersama Meimei yang juga terkena virus itu dua hari sebelumnya. Meimei sedang hamil saat itu, dan ia keguguran semalam sebelumnya padahal sudah dekat sekali dengan saat ia melahirkan. *Menghela nafas panjang…* Dua minggu yang berat. Setiap mengingat mereka, mendengar erangannya, saat mengelus untuk meredakan sakitnya, aku pasti menangis. Tidak tega namun juga tidak rela kalau mereka sampai mati. Putih yang berjuang hingga akhir, baru melepas nafas terakhir saat aku meniup wajahnya lembut sambil berkata dalam hati, Pergilah, Putih. Aku merelakanmu…’ Lalu, Bapak segera mengubur mereka, membakar tempat mereka tidur dan lap yang digunakan untuk mengelap lendir mereka, mengepel seluruh lantai belakang, dan mengganti semua air minum kucing-kucing itu. Masih ada Robben dan Oneng, jangan sampai mereka terkena juga. Empat sudah cukup, jangan ada lagi Ya Allah ' PS sejak semalam Robben terus mengeong. Keempat kucing-kucing itu semua adalah anaknya. Meimei yang pertama. Ketiga itu lahir berbarengan belakangan. Robben yang biasanya menghilang entah kemana setelah diberi makan, sejak kemarin malam menetap sembari terus-menerus memanggil mereka. Biasanya saat dia datang dan mengeong seperti itu, keempat anaknya akan berlarian dari segala penjuru dan mendatanginya. Namun sekarang, seberapa keras pun ia menyeru, kemana pun ia mencari, mereka tak pernah datang. Oneng yang ada saat Putih dan Meimei sakaratul maut, menghampiri Robben setiap kali ia berseru. Mengeong lembut seperti menghiburnya. Miris… sekaligus tersentuh melihat kesetiakawanan mereka. In Memoriam Mimi dan Bujel Bujel, Mimi, dan Putih Meimei dan ibunya, Robben Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Setiap hewan memiliki pengetahuan tentang kematian. Mereka mengenali sekaligus memberitahu makhluk hidup lainnya di sekitar mereka, tanda-tanda kedatangan Malaikat misalnya, akan memisahkan diri dari kelompoknya apabila dirinya sudah tua dan merasa ajal akan menjemputnya. Bagaimana dengan hewan peliharaan, seperti kucing di rumah? Sampai saat ini, saya sudah 3 kali menguburkan kucing yang mati di rumah. Pertama Pedro, kucing kecil berusia sekitar 4 bulan yang dibuang orang. Nyawanya tak terselamatkan meski sudah sekuat tenaga saya mengobati dan memberinya makan. Kedua Felis. Kucing peliharaanku yang berusia 6 bulan mati, dengan dugaan habis memakan makanan beracun. Entah tikus yang terkena racun atau makanan lain yang bercampur baru kemarin malam Patris, saudara kandung Felis mati. Sejak Felis mati, Patris jadi sakit-sakitan. Puncaknya, tubuhnya terserang jamur scabies yang membuat kulitnya menjadi kaku. Meski sudah kusemprot dengan cairan obat scabies, dan kuberi berbagai macam vitamin kucing, Patris tak ketiga kucing saya mati, saya tak terburu-buru menguburkan mereka. Pedro misalnya, dia mati pagi hari dan baru saya kubur sore harinya. Sementara Patris yang mati selepas Maghrib, baru saya kubur esok alasan tersendiri mengapa saya menunda menguburkan tubuh kucing saya yang sudah tidak bernyawa. Saya ingin kucing-kucing lain di rumah, bisa memberikan penghormatan terakhir kepada saudara sepengasuhan mereka. Ketika Pedro, Felis dan Patris mati, saya tempatkan tubuh mereka di kandang. Saya bungkus tubuh yang sudah dingin itu dengan kain, terbungkus rapat agar tidak meninggalkan ketika kucing-kucing lain masuk ke dalam rumah untuk makan, mereka menghampiri kandang berisi jasad saudaranya tersebut. Hidung mereka mengendus, dan mata menatap sendu ke arah jasad yang terbungkus kain. Lalu mereka mengeong, seolah mengucapkan salam perpisahan atau percaya boleh tidak, begitulah yang terjadi. 1 2 Lihat Hobby Selengkapnya

puisi untuk kucing yang sudah mati